
Panen Karya P5 SMAN 1 Megamendung: Menggali Kearifan Lokal Lewat Teater dan Kuliner Nusantara
Hasil Liputan Rion Cherrisa (kelas X.3)
Megamendung, 4 Juni 2025 – Lapangan SMAN 1 Megamendung kembali semarak dengan digelarnya kegiatan Panen Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) selama dua hari, dari tanggal 3 hingga 4 Juni 2025. Kegiatan ini melibatkan seluruh siswa kelas X dan XI yang telah didampingi oleh para guru sebagai fasilitator.

Tahun ini, tema yang diangkat adalah Kearifan Lokal, dengan dua subtema kreatif dari masing-masing jenjang. Kelas X mengusung judul “Dalam Bingkai Kearifan Lokal: Projek Pertunjukan Teatrikal”, sementara kelas XI mengangkat tema “Apapun Sajiannya, Kuliner Lokal Juaranya.”
Kegiatan ini bukan sekadar ajang pertunjukan, namun juga merupakan hasil dari proses panjang para siswa dalam mengeksplorasi dan mengapresiasi budaya lokal. Mereka meneliti cerita rakyat dan legenda nusantara, kemudian mengadaptasinya dalam bentuk pertunjukan teatrikal kontemporer. Sementara itu, siswa kelas XI turut memeriahkan acara dengan membuka berbagai stand kuliner tradisional Nusantara, menyajikan hidangan khas dari berbagai daerah.

Panen Karya P5 SMAN 1 Megamendung: Menggali Kearifan Lokal Lewat Teater dan Kuliner Nusantara
“Kegiatan ini sudah berjalan dengan lancar dan baik. Untuk acara selanjutnya, saya harap bisa berjalan lebih meriah lagi, karena kita harus terus haus untuk berkembang,” ujar Eldi Fathul Firdaus, S.Pd., Ketua Panitia P5 SMAN 1 Megamendung.
Acara dibuka dengan sambutan dari Koordinator P5 dan Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, dilanjutkan dengan doa bersama sebelum pertunjukan dimulai. Penampilan drama bertema nusantara tampil silih berganti, diselingi dengan antusiasme pengunjung di area bazar kuliner. Di penghujung acara, para juri memberikan evaluasi terhadap hasil karya dan penampilan siswa.


“Rasanya campur aduk, Deg-degan pas di panggung, tapi senang banget waktu penonton tepuk tangan,” ujar Salwa, siswa kelas X.4, usai menampilkan drama rakyat.
Dengan kegiatan ini, SMAN 1 Megamendung tak hanya mengajak siswa untuk mencintai budaya lokal, tetapi juga mendorong mereka untuk aktif berkreasi, bekerja sama, serta menjadi agen pelestari nilai-nilai kearifan lokal di tengah era globalisasi.
Rion Cherissa (X.3)



