
SMAN 1 Megamendung Gelar Sosialisasi Kebijakan Gubernur Jawa Barat kepada Orang Tua Siswa
by. KGP
Megamendung, 16 Mei 2025 — SMAN 1 Megamendung menggelar kegiatan Sosialisasi Kebijakan Gubernur Jawa Barat pada Jumat, 16 Mei 2025 bertempat di aula sekolah. Acara ini diadakan sebagai bentuk tindak lanjut atas kebijakan terbaru dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang menekankan pentingnya implementasi nilai-nilai karakter di lingkungan pendidikan.
Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting wilayah Megamendung, di antaranya Kepala SMAN 1 Megamendung, Fitriyani, S.Si., M.Pd., Camat Megamendung, Ridwan, S.Sos., Kapolsek Megamendung, AKP. Yulita Heriyanti, SH., MH., serta Danramil Megamendung, Mayor Arm. M. Sutrisno. Tidak ketinggalan, para orang tua siswa kelas X dan XI juga turut hadir untuk menerima langsung materi sosialisasi.

Sosialisasi Kebijakan Gubernur Jawa Barat
Dalam sambutannya, ibu Fitriyani menyampaikan materi inti mengenai Gapura Panca Waluya, sebuah program yang dicanangkan oleh Gubernur Jawa Barat yang terdiri atas lima aspek utama: Pinter, Bener, Cageur, Bageur, dan Singer. “Lima nilai ini harus menjadi pondasi dalam membentuk karakter peserta didik yang unggul dan berdaya saing,” ujarnya.
Materi penguatan kebijakan disampaikan secara bergantian oleh AKP. Yulita Heriyanti dan Mayor Sutrisno. Keduanya menekankan pentingnya sinergi antara pihak sekolah, orang tua, dan instansi pemerintah dalam mewujudkan generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, dan taat aturan.

Dari pertemuan ini, disepakati sejumlah poin penting antara pihak sekolah dan orang tua siswa, antara lain:
-
Siswa yang tidak memiliki SIM tidak diperkenankan membawa motor ke sekolah.
-
Siswa wajib mengenakan helm jika membawa kendaraan bermotor.
-
Siswa yang tinggal kurang dari 1 KM dari sekolah dihimbau untuk berjalan kaki.
-
Siswa tidak diperbolehkan membawa HP ke sekolah.
-
Siswa harus tiba di sekolah pukul 06.45 WIB.
-
Siswa diwajibkan membawa bekal makan dari rumah.
-
Siswa yang melakukan pelanggaran berat dan sulit diarahkan akan dikirim mengikuti pendidikan karakter di barak militer.
dan masih banyak lagi beberapa point kesepakatan yang lahir pada pertemuan tersebut yang selanjutnya dijadikan sebagai komitmen seluruh siswa (peraturan sekolah).

Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana penyampaian kebijakan, tetapi juga menjadi forum komunikasi yang efektif antara sekolah dan orang tua untuk menyamakan visi dalam mendidik anak-anak mereka.
Dengan adanya sosialisasi ini, SMAN 1 Megamendung berharap seluruh elemen pendidikan dapat berkomitmen untuk menjalankan kebijakan pemerintah provinsi demi kemajuan dunia pendidikan dan pembentukan karakter siswa yang lebih baik.
(kgp)
Sosialisasi Kebijakan Gubernur Jawa Barat




